SELAMAT DATANG

ini adalah situs yang memberikan informasi seputar Sejarah Labuhanbatu dan keberadaan Kerajaan-kerajaannya dimasa lalu. Daerah-daerah yang saling berhubungan akan dipublikasikan. Juga dilengkapi film-film tempo dulu, photo-photo lama dan photo-photo yang berkaitan dengan budaya, adat dan istiadatnya, serta pemerintahan di masa penjajahan.

Selasa, 22 Januari 2013

Transmigrasi dari Jawa ke Sumatera

Posted by winzCyber 04.34, under | No comments

Film ini merupakan migrasi penduduk secara "bebas dan sukarela" dari pulau Jawa ke pulau Sumatera untuk dipekerjakan di perusahaan-perusahaan Belanda.
Jika diperhatikan, film ini merupakan propaganda yang diciptakan, terlihat pada detik-detik pertama dimana seorang (pribumi) yang melakukan pendataan dan memberikan sejumlah uang seakan-akan menerima instruksi untuk ber-action di depan kamera.
Film ini tidak bersuara dan pembuatan film ini terjadi pada tahun 1925.







Untuk film lengkap, silahkan download

Nb : Jika ada file atau link yang rusak, harap dikonfirmasikan di kolom komentar
        Gunakan Link Generator jika tidak mempunyai akun di 4shared





Minggu, 20 Januari 2013

Korps Relawan di Sumatera

Posted by winzCyber 18.09, under | No comments

Film yang merupakan laporan/reportase singkat tentang keberadaan korps relawan di Sumatera. Film ini dibuat pada tahun 1916 atau 1917 yang berisikan para relawan (tentara/polisi militer) yang sedang latihan dan inspeksi barisan.





Film ini tidak bersuara, dan untuk filmnya silahkan download


Nb : Jika ada file atau link yang rusak, harap dikonfirmasikan di kolom komentar
        Gunakan Link Generator jika tidak mempunyai akun di 4shared



Kunjungan ke Takengon, Aceh

Posted by winzCyber 17.39, under | 1 comment

Film ini dibuat pada tahun 1935, menceritakan kunjungan ke Takengon, Aceh. Dalam film ini terlihat sekilas kehidupan masyarakat, pengolahan susu pohon karet/rambung. Pada bagian terakhir pada film ini menunjukkan perkemahan polisi militer (marechaussee).
Film ini tidak bersuara.






Untuk film lengkap, silahkan download 

Nb : Jika ada file atau link yang rusak, harap dikonfirmasikan di kolom komentar
        Gunakan Link Generator jika tidak mempunyai akun di 4shared





Sabtu, 19 Januari 2013

Konferensi Sumatera

Posted by winzCyber 19.56, under | No comments

Film berikut ini merupakan film tentang konferensi negara-negara di Pulau Sumatera, seperti Negara Sumatera Timoer dan Negara Sumatera Selatan.
Bagian pertama adalah pembukaan konferensi Sumatera Selatan, dan pada bagian kedua (4 hari kemudian) merupakan konferensi Sumatera. Berlangsung pada tahun 1949.



Untuk selengkapnya, silahkan download


Film yang selanjutnya ini adalah film Konferensi Sumatera kedua, merupakan kelanjutan dari Konferensi Sumatera sebelumnya.
Pada film ini terdapat Abdoel Malik, kepala negara Sumatera Selatan.
Konferensi ini membagi ulang wilayah-wilayah Sumatera yang sebelumya sudah pernah dibagi oleh Van Rooyen dan Rum.
Konferensi ini berlangsung di Medan pada tahun 1949.



Untuk selengkapnya, silahkan download

Nb : Jika ada file atau link yang rusak, harap dikonfirmasikan di kolom komentar
        Gunakan Link Generator jika tidak mempunyai akun di 4shared


Jumat, 18 Januari 2013

Romusha

Posted by winzCyber 19.07, under | 1 comment

Yang berikut ini adalah video propaganda Jepang dalam menarik minat rakyat untuk bekerja. Video atau film ini dibuat menarik agar rakyat mau ikut bergabung dengan Jepang dan bekerja untuk "kesejahteraan rakyat".






Untuk video lengkap, silahkan download

Nb : Jika ada file atau link yang rusak, harap dikonfirmasikan di kolom komentar
        Gunakan Link Generator jika tidak mempunyai akun di 4shared
 


Pidato Hamka Saat Kedatangan Jepang

Posted by winzCyber 18.58, under | No comments

Ini adalah video pidato Toean Hamka saat penyambutan kedatangan Jepang di Medan pada tahun 1942. Pada video ini terlihat kaum muslimin yang datang berduyun-duyun saat penyambutan kedatangan Jepang.



Untuk video lengkap, silahkan download

Nb : Jika ada file atau link yang rusak, harap dikonfirmasikan di kolom komentar
        Gunakan Link Generator jika tidak mempunyai akun di 4shared
 



Jumat, 04 November 2011

Cover Depan

Posted by winzCyber 20.17, under | 1 comment


Cover depan PANITIA PENYUSUNAN SILSILAH ZURIAT MAHRUM RAJA BESAR MUDA. Merupakan panitia yang pernah dibentuk untuk menggali dan menyusun ulang silsilah Mahrum (marhum- red) Raja Besar Muda Panai.

Sampel Silsilah Kerajaan Kotapinang (arab melayu)

Posted by winzCyber 19.37, under | No comments



Ini adalah sampel dokumen tentang periwayatan garis keturunan / silsilah Kerajaan Kotapinang yang ditulis dalam bentuk arab melayu. Dokumen ini ditulis ketika Pemerintah Belanda meminta agar semua kerajaan-kerajaan yang ada di Sumatera Timur mengirimkan silsilah kerajaan masing-masing.

Wafatnya Raja Murai Perkasa Alam

Posted by winzCyber 10.31, under | 3 comments

............................................................................................ Setelah kandasnya penyerangan Raja Murai ke Kotapinang yang mengakibatkan jatuhnya korban yang cukup banyak di pihak Raja Murai (terdapat dalam sejarah Bilah), Raja Murai sudah tidak berkeinginan lagi untuk  meluaskan Kerajaan Panai. Namun demikian, Kampung Sipege (pusat Kerajaan Panai) tetap dilakukan penjagaan ekstra karena dikhawatirkan adanya serangan balasan yang akan dilancarkan pihak Kotapinang. Dan pada dasarnya pihak Kotapinang memang tidak puas dengan adanya penyerangan dari Raja murai. Namun demikian, mengingat keadaan air sungai yang selalu surut, juga dalam keadaan air pasang pun tak sampai menjangkau Kotapinang, jika kondisi ini dipaksakan oleh pihak Kotapinang, tentu akan membahayakan, mereka akan menjadi bulan-bulanan peluru meriam yang ditempatkan Kerajaan Panai di pinggiran sungai.

    Akhirnya pihak pihak Kotapinang membuat perubahan, yaitu melakukan penyerangan dari jalan darat, yaitu dengan cara melakukan penyerangan dan melumpuhkan Kerajaan Bilah terlebih dahulu, setelah itu melakukan penyerangan ke Kerajaan Panai. Kerajaan Bilah, pada masa itu dipimpin oleh Raja Laut, adik dari Raja Murai. 

    Penyerangan pihak Kotapinang terjadi juga, namun pihak Raja Laut memukul mundur pihak Kotapinang. Dengan kandasnya penyerangan pihak Kotapinang ke Kerajaan Bilah, tentu mengakibatkan gagalnya balas dendam terhadap Raja Murai (Kerajaan Panai).Setelah kegagalan pihak Kotapinang melakukan serangan balik, berpuluh tahun kemudian tidak pernah lagi terjadi sengketa (perang) antara Kotapinang dan Panai maupun Bilah.

    Raja Murai, sebagai pendiri maupun raja pertama Kerajaan Panai, sejak dari Bagan Bilah, lalu di Kampung Sipege sebagai pusat Kerajaan Panai pertama, akhirnya wafat dalam usia tua. Raja Murai wafat sekitar tahun 1733 dan dimakamkan di Kampung Sipege (Marhum Sipege).

Setelah wafatnya Raja murai, rakyat Kerajaan Panai memberi gelar Perkasa Alam, sehingga menjadi RAJA MURAI PERKASA ALAM.
Wafatnya Raja Murai Perkasa Alam meninggalkan beberapa orang anak, antara lain:
- Raja Basonu. Turunannya yang diketahui yaitu Raja Tayang, yaitu ayahanda dari Raja Haji Aman (Labuhanbilik). Turunan ini merupakan Bintara Kanan di Kerajaan Panai.

- Raja Rawa, hingga saat ini belum diketahui keturunannya.

- Raja Umu, anak ketiga. Sesuai dengan amanat ayahnya (Raja murai), dia menjadi Raja Kerajaan Panai yang kedua.

- beberapa orang anak perempuan.


(bersambung)

Sabtu, 22 Oktober 2011

Masa Kekuasaan Maharaja Nulong

Posted by winzCyber 02.33, under | No comments

Ketika Maharaja Nulong memegang kekuasaan Kerajaan Bilah yang kedua, dia merasa bahwa daerah kekuasaannya sangat sempit. Meskipun ada raja-raja kecil yang telah menguasai wilayah-wilayah yang ada di hulu sungai, namun Maharaja Nulong tidak ingin merampas atau mengambil alihnya, disebabkan juga pada masa itu tanah kosong masih luas.

Beberapa raja-raja kecil yang berada dalam wilayah Kerajaan Bilah pada masa itu antara lain :

- Raja Rantau Prapat, wilayah kekuasaannya ada di Rantau Prapat, keturunannya yang terakhir yang diketahui adalah Patuan Bolatan.
- Raja Siringo-ringo, wilayah kekuasaannya ada di Siringo-ringo (Rantau Prapat), raja terakhir adalah Raja Indar pahlawan.
- Raja Sihare-hare, yaitu daerah Sigambal, nama raja yang terakhir adalah Raja ulong.
- Raja Gunung Maria, , yaitu daerah Kampung Janji (Rantau Prapat), nama raja terakhir adalah Raja Ali.
dll.

Karena merasa sempitnya wilayah kekuasaan, maka Maharaja Nulong mencari daerah yang lebih luas untuk dijadikan pusat Kerajaan Bilah.
Setelah menyusuri Sungai Bilah, akhirnya rombongan Maharaja Nulong menemukan sebuah teluk yang banyak ditumbuhi pohon Belanti. Dengan mempelajari daerah yang baru ditemukannya itu, lalu daerah itu dinamakan Kampung Teluk Belanti.. Akhirnya pusat Kerajaan Bilah dipindahkan ke Teluk Belanti.

Mungkin, nama Teluk Belanti ini sudah tidak diketahui lagi dimana letaknya. Namun sebagai gambaran, menurut sejarahnya, sungai Bilah sangat besar, hampir menyerupai sungai Panai sekarang. Sungai Bilah merupakan cabang sungai Panai (Barumun). Sungai Bilah juga banyak mempunyai cabang, misalnya sungai Kalundang, sungai Merbau, sungai Air Kundur, dll. Sayangnya, anak-anak sungai ini sudah menjadi sungai mati dikarenakan perubahan alam, dan sungai Bilah pun kehulunya semakin mengecil.

Lokasi Teluk Belanti sebagai pusat Kerajaan Bilah yang dipegang oleh Maharaja Nulong, berada di sekitar Kampung Air Kecil sekarang. Dahulu, Teluk Belanti ini berada di tepi sungai Bilah, namun jika kita melihatnya sekarang Teluk Belanti ini sudah sangat jauh dari tepi sungai, mungkin sekitar 1 km.

                

                    (bersambung)

Kamis, 20 Oktober 2011

Musik Melayu

Posted by winzCyber 00.47, under | 5 comments

Download MP3
 Musik Melayu - Laksamana Labuhanbatu

Seperti hanya etnik-etnik yang lain, puak Melayu juga memiliki irama / musik yang khas yaitu Irama Melayu. Dari sejak masa dahulu hingga masa sekarang Irama Melayu cukup dikenal di Indonesia. Musik Melayu biasa dilantunkan di beberapa negara yang memang merupakan rumpun melayu seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

Di Indonesia, wilayah yang paling dikenal dengan musik melayunya adalah Sumatera Utara (terutama Deli) dan Riau. Kedua wilayah ini cukup aktif dalam mempopulerkan irama melayu sejak zaman dahulu. Untuk daerah-daerah lain juga ada seperti Kalimantan, Bintan, Palembang, dll

Para biduan musik melayu yang cukup dikenal seperti Nur'ainun, Asmidar Darwis, Yan Juned, Tiar Ramon, dll. Sementara itu biduan yang berasal dari Malaysia seperti P. Ramlee, Saloma, Rafeah Buang, Sudirman, dll

 Demi ikut melestarikan Musik Melayu, maka di blog ini disediakan koleksi lagu-lagu Melayu yang bisa di-download secara gratis melalui halaman DOWNLOAD MP3. Berbagai jenis musik melayu seperti Melayu Pop, Zapin, Ghazal, instrumentalia, dll, akan dihadirkan di blog ini.

Selamat menikmati dan jangan lupa beri komentar.



Jumat, 01 Juli 2011

PAS DJALAN

Posted by winzCyber 01.40, under | No comments


Ini adalah contoh SURAT JALAN bagi penduduk Bilah dan Panai yang akan melakukan perjalanan ke luar (luar negeri, misalnya ke Malaysia).

Melakukan perjalanan keluar negeri ini harus diketahui oleh Sultan dan disetujui oleh asisten residen /contraleur Belanda yang berkedudukan di Asahan.
Jika tidak memiliki Surat Izin bepergian keluar negeri (seperti masa sekarang, paspor) maka akan ditangkap dan akan dikenai tahanan.

Yang lebih menyulitkan adalah jika ada penduduk yang tidak disukai oleh sultan, tentu surat rekomendasi untuk mendapatkan SURAT IZIN BEPERGIAN ini tidak akan bisa didapat.

(arsip pribadi)

Kamis, 16 Juni 2011

KUPON GETAH KARET

Posted by winzCyber 03.01, under | 3 comments


Gambar diatas merupakan sebuah Kupon Getah Karet ( Hoost Verhouning ) yang diberlakukan di Sumatera untuk membatasi eksport getah ke luar negeri.
Pemberian kupon ini dengan cara semua penduduk atau petani karet didaftar dengan ketentuan sesuai banyaknya kebun karet penduduk.

Pembuatan kupon ini terjadi akibat membanjirnya hasil tanaman karet (getah), sementara itu permintaan pasar dunia tidak meningkat, akhirnya terjadi penumpukan getah dan penurunan harga. Maskapay-maskapay perkebunan karet mengalami kerugian terutama di semenanjung tanah melayu, karena itu diadakanlah kupon getah karet sehingga dapat dikontrol getah karet yang akan dibawa keluar (ekspor). Dengan secara tidak langsung, kupon ini merupakan surat jalan melakukan ekspor ke luar negeri.

(arsip pribadi)

SURAT HAK MENGUSAHAI TANAH

Posted by winzCyber 01.59, under | 12 comments


Ini adalah contoh SURAT HAK MENGUSAHAI TANAH yang terdapat di Labuhanbatu pada zaman penjajahan Belanda. Para penduduk yang ingin mendapatkan tanah harus memiliki surat ini dari pihak Belanda agar tidak dianggap ilegal.
Surat hak ini dipergunakan penduduk untuk memiliki tanah yang akan dipergunakan sebagai lahan pertanian ataupun membuat perumahan..

Dengan diterbitkannya surat (dokumen) ini maka pihak Belanda akan lebih mudah memantau pergerakan penduduk. Belanda juga akan lebih mudah memantau mana penduduk asli dan mana kaum pendatang.

(arsip pribadi)

Sabtu, 28 Mei 2011

VERKLARING

Posted by winzCyber 01.02, under | No comments

Ik ondergeteekende sultan Basjar Oedin, vorst van Serdang, in aanmerking nemende, dat bij door mij op 6 October 1865 (15 Djoemadil awal 1282) afgelegde verklaring (2) Eenige punten zijn voorbijgezien, warvan de opvolging echter kan strekken tot welzijn van mijn land en volk, verklaar thans plegtiglijk, dat ik niet allen de bovenbedoelde verklaring in alle deelen getrouw zal nakomen, maar dat ik evenzeer zoo zal handelen omtrent de volgende punten :

ten eerste, dat ik het welzijn des volks zal bevorderen;
ten tweede, dat ik met regtvaardigheid zal regeren;
ten derde, dat ik den zeeroof zal beletten;
ten vierde, dat ik de nijverheid zal beschermen;
ten vijfde, dat ik de scheepvaart zal beschermen;
ten zesde, dat ik aan schipbreukelingen hulp verleenen en gestrande goederen bergen zal en niet zal duiden dat mijne onderdanen zulks niet doen;
ten zevende, dat ik in geene staakundige aanraking zal treden met vreemde mogendheden;
ten achtste, dat ik met alle te mijner beschikking staade middelen en zooveel de inwendige toestand van mijn rijk zulks toelaat, voor de uitbreiding en verbetering van het volks onderwijs zal waken.

Gedaan te Deli, den 9den Januarij 1869.

Op de voorwaarden vervat in de bovenstaande verklaring, wordt door den resident van Riouw en onderhoorigheden, onder de nadere goedkeuring van Zijne Excellentie den Gouverneur-General van Nederlandsch-Indie, sultan Basjar Oedin, erkend als vorst van het landschap Serdang.

Gedaan te Deli, den 9den Januarij 1869.

De Resident van Riouw en onderhoorigheden,
(Gt.) E. NETSCHER.

Bovenstaande acte en verklaring (3) zijn goedgekeurd en bekrachtigd op heden den 26sten October des jaar 1879. 

De Gouverneur-General van Nederlandsch-Indie,
(Gt.) P. MIJER.


(1). Zie Gedrukte Stukken van de Tweede Kamer der Staten-General, Zitting 1870-1871. 15, no. 4.
(2). Zie deze verklaring onder CC2 van dezen bundel.
(3). De twee vorige zijn tegelijk met deze door den Gouverneur-General goedgekeurd en bekrachtigd.

Senin, 23 Mei 2011

SAMPEL SURAT JUAL BELI

Posted by winzCyber 19.49, under | No comments

Soerat Djoeal

   Bahwa saja jang bertanda tangan dibawah ini bernama WONGSOARDJO bertempat di Soengei Tampang Bilah, telah mengakoe dengan sesoenggoehnja mendjoeal sebidang kebon para kepoenjaan saja sendiri kepada RADJA MOEHAMMAD SJARIF bertempat di Negeri Lama, dengan harga f.100.-- (seratoes roepiah) maka adalah kebon saja terseboet letaknja di Soengei Tampang, jang mana perwatasannja seperti keterangan berikoet dibawah ini :

Sebelah Oetara pandjang 40 depa berwatas dengan Badol
     "       Timor        "       30    "           "             "     Hoetan
     "       Selatan      "       40    "           "             "     Oelong
     "       Barat         "       30    "           "             "     djalan besar

Maka kebon terseboet menoeroet peringgan peringgan jang diterangkan diatas ini telah tanggallah milik dari pada saja Wongsoardjo dan berpindah mendjadi milik dan hak pada Radja Moehammad Sjarif, dari pada sjah dan terangnja saja Wongsoardjo mendjoeal pada Radja Moehammad Sjarif, saja Wongsoardjo menoeroenkan tandatangan diachir soerat ini dengan tiada lagi daawa-daawi pada kemoedian hari.


Termaktoeb di Negeri Lama den 6 Maart 1926.-
Tandatangan saja jang mendjoeal      

Wongso (cap jempol) ardjo         




       Dengan setahoe kita : 
De Tengkoe Soetan van Bilah,      

                 oplast 

    De Tengkoe Besar Bilah ,

(cap kerajaan dan tanda tangan) 

 

ACTE VAN ERKENNING

Posted by winzCyber 15.36, under | No comments

Acte Van Erkenning

    Aangezien het den resident van Riouw en onderhoorigeden gebleken is, dat in de regering van het landschap  Serdang en onderhoorigeden, Pertjoet, Danai, Pabaoeangan, Bedagaij en Padang, behoorende tot het Rijk Siak Srie Indrapoera en onderhoorigheden, wettig is opgetreden als radja onder den naam van sultan Basjar Oedin, en als zoodaning behoort te worden erkend en aangezien door hem op heden in handen van den resident voornoemd de aan deze acte gehechte verklaring is afgelegd en beedigde.

    Zoo is het, dat de resident voornoemd heeft goedgevonden, als gevolmatigde van het Nederlandsch-Indisch Gouvernement, dat de opperheerschappij uitoefent over het Rijk van Siak Srie Indrapoera, voornoemden sultan Basjar Oedin in zijne rang als radja over het landscahp Serdang en onderhoorigheden te erkennen, gelijk geschiedt biz deze.

    Ten balijke waarvan deze acte is opgemaakt en onderteekend door den resident van Riouw-en onderhoorigheden op heden, den 16den Augustus 1862.






(Get) E. NETSCHER

Minggu, 22 Mei 2011

UDIN LAHAB

Posted by winzCyber 20.31, under | 6 comments

Pada suatu hakhi, ada saukhang tatangga si Udin mangadakan pesta pada malam hakhi, tapi tatangganya enen lupa pulak mangundang si Udin. Si Udin tokhus manunggu dan  manunggu datangnya undangan kasia, tapi indak jua datang undangan. Dalam hati, si Udin bapikekh, mangapa pulak tatanggaku yang ika indak mangundangku ka pestanya? kukhasa ia lupa mangundangku.
 
Kamudian, kakhena nampaknya pesta enen sudah dimulai, si Udin pun lalu mangambek salombakh kokhtas, lalu malipatnya, kamudian dimasokkannya kadalam sabuah amplop. Indak bakhapa lambat kamudian ia pun poi katompat pesta tatangganya enen.
 
"Aku mampunyai sabuah sukhat ponting buat tuan khumah", disobut si Udin ka salah satu pambantu yang ada di mukak pintu di pesta enen. Kamudian si pambantu enen mambawak si Udin kasabuah khuangan yang bosakh. Di khuangan enen samua undangan sodang basantap, makan malam. Lalu si Udin mangasikan amplop yang dibawaknya tain ka tatangganya yang punya pesta. Sasudah mangasikan amplop tain, ia pun langsung dudok dan mangisi mulutnya dengan makanan yang ada di meja.
 
Tatangganya enen lalu mambuka amplop dan manengok isinya, tapi indak ada apapun didalam amplop yang dipegangnya. Kamudian ia batanyak ka si Udin : "Botul jake kolok sukhat ika buatku? Alamat sukhatnya pun indak ada."
 
"Alamak jang, kukhasa pun didalam amplop enen indak ada isi sukhatnya, kakhena ondak copat-copat, jadi talupa." Enlah jawapan si Udin.
 
Yang namanya si Udin, kolok pasal makan, nomokh satu. Kolok ada pesta, diusahakannya supaya bisa datang walaupun indak dapat undangan. Botullah Udin lahab.

Jumat, 20 Mei 2011

SAMPEL SURAT JUAL BELI

Posted by winzCyber 21.18, under | No comments

SOERAT DJOEAL


     Bahawa saja iang bertanda tangan dibawah ini seorang peranakan Negeri Bilah bernama Mail bin Alang Gonggon waktoe ini di Negeri Bilah, telah mengakoe dengan sesoenggoehnja soedah mendjoealkan sebidang keboen getah para tanaman saja sendiri dengan harga toenai (contant)  kepada ini Tengkoe kelana.-

     Adalah pokok para getah jang saja djoealkan terseboet diatas letaknja (tempatnja) rapat sebelahkanan djalan mengadap ke Panai (di Soengai Tampang), dan pokok-pokok getah saja terseboet, sebelah barat (baroeh) rapat dengan djalan mengadap ke Panai, sebelah darat (timoer) berkalang dengan keboen para Radja Soeloeng Matsyarif, dan sebelah selatan berkalang dengan keboen Dollah jang  waktoe ini mendjadi kepoenjaan Mandak perempoean (anak dari Raman).

     Maka sekalian tanaman getah para dan lain-lain tanaman kepoenjaan saja Mail jang terkandoengdalam perwatasan jang saja terangkan diatas ini telah soedahlah saja djoealkan pada ini Tengkoe Kelana dengan harga toenai (Contant).

     Demikianlah dari pada sjah dengan njatanja menoeroenkan tandatanganlah saja Mail di bawah ini serta dihadapan s.p. Toeankoe Soeltan Negeri Bilah.


Negeri Lama kepada 8 Joeli 1927.-

                                                                                                                     Tanda tangan saja

                                                                                                                                  ( M a i l )

            Dengan setahoe kita
s.p. Tengkoe Soeltan negeri Bilah
O.L. De Tengkoe Besar van Bilah

             (Tengkoe Hasnan)





SI KANTAN (anak durhaka)

Posted by winzCyber 19.26, under | 1 comment

Legenda atau hikayat Pulau si Kantan merupakan bagian dari hikayat-hikayat yang ada di Labuhanbatu, terutamanya Labuhanbilik, Panai.
 
Seperti halnya kisah si Bongsu Alang, kisah Pulau si Kantan juga pernah diketengahkan, baik dalam bentuk buku cerita, syair, maupun dalam bentuk elektronik (digital). Namun, versi yang dikemukakan oleh para penulis-penulisnya terdapat beberapa perbedaan dengan versi yang ada pada kami. Mungkin karena para penulisnya tidak turun langsung ke lapangan untuk mencari kebenaran akan kisah Pulau Si Kantan. Jika pada masa sekarang ingin meneliti atau menelusuri cerita Pulau si Kantan, tentunya tidakbanyak lagi orang yang tahu, kecuali garis besarnya saja.

Legenda Pulau si Kantan pernah ingin dijadikan sebuah sinema televisi, namun karena berbagai kendala, pembuatan sinema Pulau si Kantan menjadi gagal, sungguh mengenaskan. Semoga, pada suatu hari nanti pembuatan cerita pulau si Kantan dalam bentuk sinema televisi bisa menjadi kenyataan. Amin.



ooooooooo000000oooooooo

Pada masa lalu, diantara suku-suku Melayu yang bertempat tinggal di pesisir pantai Sumatera Timur, terdapatlah sekelompok kecil suku Melayu yang berdiam di Sungai Panai, tak jauh dari muara Selat Malaka. Diantara kelompok itu, terdapatlah satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, yaitu bapak, ibu, dan seorang anaknya yang bernama si Kantan. Pada masa mereka ini, Labuhanbilik merupakan hutan belantara.

Kehidupan keluarga si Kantan jauh dari mencukupi, sama seperti para tetangganya, hidup dalam kemiskinan. Disamping bertani dan menangkap ikan, mereka juga mencari hasil hutan, seperti kayu, damar, rotan, dll. Hasil-hasil hutan ini mereka jual kepada saudagar-saudagar yang sering datang ketempat mereka untuk membeli bahan-bahan tersebut. Hal ini berlangsung dari tahun ke tahun demi kelangsungan hidup.

Pada suatu hari, seperti biasanya, ketika ayah si Kantan sedang sibuk mengumpulkan hasil-hasil hutan,disaat tubuhnya mulai letih, dari kejauhan terlihat oleh matanya sebuah sinar keemasan di dalam rumpun Simambu (rotan). Karena sinar tersebut, ayah si Kantan menjadi merasa heran dan juga cemas.

Pada masa itu, agama Islam sudah dianut oleh mereka, namun kepercayaan lama (animisme) masih melekat. Percaya akan tahayul, hantu-hantu penunggu hutan dan laut, dll. Hal ini membuat ayah si Kantan bertambah takut jika mengingat hal-hal tadi. Namun, karena rasa keinginan yang kuat untuk mengetahui sinar tersebut, membuat ayah si Kantan memberanikan diri untuk melihatnya.

Dengan perasaan was-was dan langkah kaki yang perlahan-lahan, ayah si Kantan mendatangi rumpun Simambu. Semakin dekat, semakin kuat sinar yang terlihat. Setelah cukup dekat, terlihatlah oleh matanya satu rebung yang mengeluarkan cahaya tadi.
Selain bercahaya, keanehan yang lain adalah ukurannya lebih besar dari rebung-rebung yang lain, juga bentuknya yang agak ganjil dibanding rebung  biasa.Mulai dari pucuk rebung sampai ke pangkalnya, bersinar keemasan. Tanpa rasa takut lagi, ayah si Kantan lalu memotong rebung tersebut sampai batas rebung yang mengeluarkan cahaya, kemudian langsung membawa pulang rebung tersebut tanpa perduli lagi dengan hasil hutan yang telah ia kumpulkan tadi.

Dalam perjalanan pulang, ia terus mengamati benda tersebut. Walaupun  dalam hatinya mengatakan bahwa benda yang ditemukannya adalah benda berharga, tapi ia selalu berpikir apakah benda ini adalah sebuah jalan keberuntungan ataukah akan menjadi malapetaka. Karena berkecamuknya pikirannya, tanpa terasa dia telah sampai di rumah.

Sesampainya di rumah, ibu si Kantan merasa heran karena suaminya pulang ke rumah begitu cepat, tidak seperti biasanya. Sementara itu si Kantan tidak berada di rumah, pergi memancing. Setelah pikiran dan hati ayah si Kantan mulai mereda krn peristiwa yang baru saja terjadi, lalu ia mengeluarkan rebung bercahaya itu dari dalam bungkusan, kemudian memperlihatkannya kepada istrinya.

Alangkah terperanjatnya ibu si Kantan melihat benda tersebut hingga dia tidak bisa mengeluarkan kata sepatahpun. kemudian ayah si Kantan menceritakan dari awal kejadian ditemukannya benda itu. Ketika sedang bercerita, si Kantan pun pulang dari memancing. si Kantan juga ikut merasa heran dengan benda yang ada di hadapan kedua orang tuanya itu. Lalu si Kantan memegang dan mengamatinya, lalu mengatakan kepada bapak ibunya bahwa benda tersebut adalah emas. Kedua orang tuanya juga berpendapat demikian, namun yang mengherankan adalah mereka belum pernah melihat emas sebesar benda tersebut.

Kemudian mereka mengambil kesimpulan bahwa apa yang terjadihari ini merupakan sebuah anugerah, seolah-olah dengan ditemukannya benda tersebut merupakan jalan menuju perubahan hidup yang mereka alami, dari keadaan melarat menjadi lebih baik. Karena asiknya memperbincangkan benda tersebut, akhirnya si Kantan lupa menanak nasi, seakan-akan mereka telah kenyang hanya dengan melihat benda yang baru saja ditemukan itu.


(bersambung)





Tags


Lambang Kabupaten Labuhanbatu

Rantau Prapat

Rantau Prapat
Kantor Pos dan Telephon pada tahun 1934

Labuhanbilik

Labuhanbilik
Biro Imigrasi untuk pendatang dari Jawa (kuli kontrak-1925) di Labuhanbilik

Istana Kotapinang

Istana Kotapinang
Istana Kesultanan di Kotapinang

Istana Bilah

Istana Bilah
Istana Kesultanan Bilah di Negerilama

Istana Maimun

Istana Maimun
Istana Sultan Deli - 1897

Istana Kerajaan Siak